» » Lindungi Anak Dari Dampak Negatif Jejaring Sosial

Jumat, 01 Juni 2012

Lindungi Anak Dari Dampak Negatif Jejaring Sosial

Lindungi Anak dari Dampak Negatif Jejaring Sosial
Lindungi Anak Dari Dampak Negatif Jejaring Sosial | Boom Berita - Indonesia termasuk dalam 5 besar pengguna Internet dengan China, Korea Selatan, Jepang dan India. Angka yang tinggi juga dapat terlihat pada jumlah pengguna jejaring sosialnya. Jaringan sosial online telah menjadi suatu bagian integral dari kehidupan masyarakat kita. Sebagai contoh adalah situs jejaring sosial Facebook, berdasarkan data dari Google.com/adplanner di bulan April ini pengguna Facebook saja mencapai 13 juta. Dan dari pengguna Facebook sendiri ada sekitar 20 - 30 % berusia di bawah umur 0 - 24 tahun. Dengan demikian pengguna Jejaring Sosial ada yang berusia anak-anak. Hal ini sangat mempengaruhi pertumbuhan dan perkembangan anak. Pastinya para orang tua akan berusaha meminimalisir dampak negatif dari penggunaan internet dan jejaring sosial yang dilakukan oleh anak-anak mereka. Mereka akan berusaha melindungi anak-anak dari setiap aktivitas onlinenya. Terlebih lagi kejahatan seksual telah menggunakan modus menggunakan facebook untuk mencari korbannya. Banyak berita kasus pengaduan remaja putri hilang dibawa kabur teman facebooknya dari masyarakat. Terlihat bahwa penggunaan internet dalam hal ini jejaring sosial sangat rentan terhadap kejahatan dan berdampak negatif terhadap pergaulan anak-anak. Berikut ini ada beberapa tips dari Komnas Perlindungan Anak yang bersumber dari "Internet Sehat - www.internetsehat.org" antara lain :

Lindungi Anak Dari Dampak Negatif Jejaring Sosial
  • Orang tua berperanan menjadi garda paling depan dalam kehidupan keluarga untuk menyelamatkan anak dan meminimalisir dampak negatif penggunaan internet khususnya jejaring sosial;
  • Orang tua harus senantiasa meluangkan waktunya untuk mendampingi dan mengawasi anak saat menggunakan internet di rumah;
  • Orang tua harus senantiasa menjadi idola anak di tengah-tengah keluarga pada saat bereksplorasi dengan internet baik di rumah atau di luar rumah;
  • Orang tua harus dapat menjadi teman dan tempat pelampiasan curahan hati dalam suka dan duka kehidupan anak;
  • Selain orang tua, guru senantiasa memberikan kontrol, bimbingan dan pengawasan serta edukasi yang baik tentang internet;
  • Orang tua sebaiknya memahami tentang perkembangan dunia teknologi situs jejaring sosial saat ini;
  • Pahamilah bahwa memberikan anak dengan gadget atau teknologi canggih tanpa bimbingan dan pengawasan itu justru bisa membahayakan anak itu sendiri;
  • Agar tidak memperluas adanya modus operandi kejahatan penculikan dan penipuan melalui dunia internet, hendaknya anak diberi penjelasan untuk tidak memberikan data diri selengkap-lengkapnya saat berkomunikasi yang baru dikenal dalam jejaring sosial;
  • Jangan membantu anak yang berumur di bawah 13 tahun untuk mendaftar ke situs jejaring sosial yang seharusnya belum diperbolehkan dalam situs jejaring sosial. (-red)
Referensi :
  • Internet Sehat - www.internetsehat.org
  • Google - www.google.com/adplanner



Kategori:

escendol | debuk | Bookmarkindonesia
Review this blog on Bloggers.comW3 Directory - the World Wide Web Directory

4 komentar:

  1. betull mas.. di indonesia para ortu jg asyik FB ann jadi malah lp ngontrol anaknya.. :D
    btw themesnya keren mas.. tampilannya udah OK kok

    BalasHapus
    Balasan
    1. Trims atas kunjungannya. Semoga para orang tua memahami akan pertumbuhan dan perkembangan anaknya.

      Hapus
  2. Benar, dan dalam hal ini peran orang tua lah yang paling dominan untuk menjaga anaknya agar tidak terjebak dalam hal negatif

    BalasHapus

Comment here, please! No Spam, No Porn. Follow us : @boomberita. And Like us on Boom Berita. Thanks.

Untuk berlangganan gratis berita dan informasi terbaru dari boomberita via email, silahkan ketik email anda di bawah ini :

Delivered by FeedBurner