» » 7 Kali Klaim, Belajarkah Indonesia dari Pengalaman

Kamis, 21 Juni 2012

7 Kali Klaim, Belajarkah Indonesia dari Pengalaman

7 Kali Klaim, Belajarkah Indonesia dari Pengalaman | Boomberita - Sejak 2007 lalu Malaysia sudah melakukan 7 kali mengklaim budaya Indonesia. Kebudayaan tersebut antara lain Kesenian Reog Ponorogo (November 2007), Lagu Daerah Maluku "Rasa Sayange" (Desember 2008), Tari Pendet dari Bali (Agustus 2009), klaim ini selesai setelah ada protes dari Indonesia. Masih pada tahun 2009, ternyata ada kasus klaim lagi dari Malaysia, yaitu batik. Untungnya UNESCO mengakui bahwa batik milik Indonesia. Tak sampai disitu saja, di tahun 2010 lagi-lagi malaysia mengklaim alat musik angklung. Dan baru-baru ini di tahun 2012, Tari Tor-Tor dan alat musik Gordang Sambilan dari Mandailing diklaim Malaysia yang kasusnya mencuat setelah kantor berita Bernama mempublikasikannya. Hal tersebut membuat masyarakat Indonesia melancarkan protes keras terhadap Malaysia. Bagaimana hal ini bisa terjadi berulang-ulang ? Belajarkah Indonesia dari pengalaman. Apa yang seharusnya pemerintah lakukan untuk melindungi kebudayaan bangsa ini ? Bukan hanya sekedar meminta klarifikasi secara tertulis dan resmi kepada pemerintah Malaysia saja setelah ada kasus klaim. Namun perlu adanya program dari pemerintah yang jelas untuk melindunginya. Marilah generasi muda Indonesia, belajar dan lestarikanlah kebudayaan Indonesia. Aku Cinta Kebudayaan Indonesia. (-red)

Sumber dan Referensi
Berita dan Informasi dengan judul "7 Kali Klaim, Belajarkah Indonesia dari Pengalaman" telah disusun dan dipublikasikan untuk pembaca Boomberita yang sumber dan referensi diperoleh dari :
  •  Gambar : http://t2.gstatic.com/images?q=tbn:ANd9GcQwui-qJLfZHcrBubNt5NMTSHVJjkf0KFMHOLC43bBotNd9VKTd4hZBsBrqLA

Kategori:

escendol | debuk | Bookmarkindonesia
Review this blog on Bloggers.comW3 Directory - the World Wide Web Directory

2 komentar:

  1. Balasan
    1. yang kami tahu cuma tujuh, kalau lebih berarti out of record mbak. thanks kunjungannya...

      Hapus

Comment here, please! No Spam, No Porn. Follow us : @boomberita. And Like us on Boom Berita. Thanks.

Untuk berlangganan gratis berita dan informasi terbaru dari boomberita via email, silahkan ketik email anda di bawah ini :

Delivered by FeedBurner